Minggu, 10 Agustus 2014

kata-kata hati (cinta & motivasi) 2014

Tdk ada air mata jg kbahagiaan tnpa seizinnya, sgguh Allah Maha mngetahui apa yg tdk mkhluknya kthui, Allah Maha mndengar & Allah Maha kasih

Ya Allah, jika karena lisanku ada yang merasa tersakiti, maafkan aku. Dan buka pintu maaf dihati mereka untukku.

Menjadi pendampingmu didunia hanyalah sebuah keinginanku semata tetapi menjadi pendampingmu dunia akhirat a/ penantian terakhir dr hidupku

tidak semua wanita yang berjilbab itu soleha, tapi wanita soleha itu semestinya berjilbab. termasuk yang manakah kamu ?

Tak mudah mengubah kebiasaan/sikap seseorang, jadi ngingetinnya kudu ikhlas, pakai cinta, banyakin sabar dan jangan lupa doakan
Aku jatuh dalam rasa yang kian mendalam, dalam kemenangan yang tak ingin terkalahkan. Aku menyebutnya dengan, mencintaimu.

foto pas KKN di Senduro Lumajang





























story of my life (@uud)



Assalamualaikum wr wb
            Sendiri menyepi, di dalam kesepian itu ada keindahan, kerapuhan yang sangat mendalam dan beribu-ribu rasa yang digenggam.
            Dalam sepi aku menikmati dengan mengenang masa kecilku. Disaat semua terasa menyenangkan, tak mengerti akan pahitnya kehidupan yang terasa sekarang, dengan mengenang masa remajaku. Disaat cinta pertamaku bersemi meski kini telah berlalu.
            Ku nikmati sepiku dengan menghitung hari-hari yang telah ku lewati dengan mengingat kasihNya, agar aku semakin mengenalNya.
            Ku nikmati sepiku tuk merenugkan pengorbananNya agar aku tak melupakanNya, saat semua terasa indah, agar aku tak meninggalkanNya saat semua terasa sulit.
            Dari sinilah, dari kesepian indah ini aku menuliskan kisahku, secuil dari pengalaman dan realita yang aku alami dimasa kecil sampai saat ini. To the poin aja dech.
            Hellooooww…… aku UUD aku terlahir dikelurga yang sederhana aku punya orang tua yang masih lengkap, aku 2 bersaudara dan aku punya 2 kakak tiri namanya Rohman & Rudi, saudara kandungku namanya Lya (she is my bloved sister).
            Waktu aku 5 SD, kok Rudi, Nikmah dan kok Rohman ada dipondok, aku gak begitu akrab sama mereka, tapi klo ketmu ya… bercanda bareng. Ibu punya penyakit darah tinggi hingga menjalar ke saraf mata dan kandungan gula dalam tubuh itu juga naik ke mata, ketika ibu banyak pikiran pada saat 4 kelas 6SD, fungsi mata yang sebelah kiri di operasi aku tak tau kalau ibu, ada dirumah sakit untuk operasi yang aku tau pagi hari beliau, menyiapkan makanan untukku. Lalu disuruh sekolah, ketika berpamitan berangkat sekolah dengan salah satu temenku yang juga santri ibuku (Oups lupa…. Ibuku adalah seorang guru ngaji anak-anak cewek di desaku), ibu berkata padaku “dungakne ibu mugo-mugo selamat lan waras mripate ibuk nak”. ”ammiiiin…..” itu yang aku ucapkan lalu pergi meninggalkan ibuk untuk pergi kesekolah tak lupa pamitan sama bapak yang mau kesawah dengan riangnya aku pergi kesekolah, seelah terik mata hari berada ditengah-tengah aku pulang dan tak da siapapun dirumah, lalu aku main dengan teman-teman, waktu sore hari aku pulang untuk mengaji diTPQ ibu sudah pulang dengan keadaan mata diperban, aku Tanya pada pak Dhe dengan polosnya “ Pak Dhe ibuk nopo’o?”, Pak Dhe menjawab “mari oprasi nak, dadio arek seng patuh karo wong tuo yoo….” Itu kata yang terucap pada saat itu…..
            Lulus SD aku didaftarkan disalah satu sekolah madrasah Tsanawiyah deket rumah, dengan pakaian yang sangat sederhana sisa baju Tsanawiyah yang dulu Mbak Lya pakai, tak pandang model ataupun warna putih yang telah hamper menguning, tetap P-DE berangkat sekolah asalkan rapi, HEHEHE….
            Pada waktu inilah aku hidup dengan diajari mandiri, kak rohman, mbak lya, dikirim kepondok. Jadi dirumah aku bersama ortu ku, biasanya rame dengan pertengkaran aku dan mbak… sekarang tak da…..
            Setelah 1 tahun kemudian, mata ibu sudah tak berfungsi lagi dengan segala ikhtiar dicoba… tetap tak ada hasil Cuma ada efek sebentar yang hanya menenangkan pikiran.
            Lama kelamaan merambat ke mata yang satunya… ibuku menjadi buta.  Tak bisa melihat apa-apa, aku dan semua keluargaku hanya bisa bersabar untuk ngerawat ibu :’(
            Aktifitasku berubah, nyapu, masak, nyiapin makanan untuk ibu, lalu berangkat sekolah sampek sore, lalu malam ngaji dimushola yang keluargaku punya, ibu masih tetap ngajar Alqur’an pada santri soalnya ibu punya kemampuan tuk mengetahui makhroj dan tata bahasa dari pelajaran bahasa arab yang telah ibu pelajari di pondok semasa muda, aku tetap bantu mengajar iqro’ pada santri yang kecil2 mulai magrib-isya’, malam untuk belajar.
            Kelas 3 MTs aku dikenalkan computer, tapi tak berjalan lama Cuma 1 bulan, selama 1 bulan itu aku punya pengalaman yang membuatku harus lebih baik dari sebelumnya karna di ejek oleh guru computer bahwa aku gak akan bisa mengoprasikan komputer, hingga karna kata2 itu aku punya semangat untuk membuktikan kalau aku bisa!. dari situ aku mulai suka dengan yang berbau tekhnologi, apa lagi kakak Rohman dan mbak Lya bisa mengoprasikan computer tentunya. Aku tak mau kalah dengan mereka, ibu bapak yang selalu memuji mereka yang sudah bisa mandiri, ngajar,membiayai kuliah sendiri, makin memicu diriku untuk lebih baik dari mereka. Setelah kabar kelulusan , keluar, aku dipanggil Ustadzah yang mengajar ku TPQ ternyata aku disuruh bantu mengajar disana. Alhamdulillah aku bisa bantu meringankan beban orang tua dengan tidak minta uang saku dari hasil mengajarku di TPQ.
            Setelah aku lulus MTs, aku sekolah diMadrasah Aliyah yang dulu pernah ditempati mbak Lya, kelas 1 MA aku masih pendiem, gak mudah bergaul apalagi mengenal cowok, aku punya sahabat baru disini namanya Yeni dia pinter fisika, kimia, mtk. Hobi banget sama hitung-hitungan, dia baik, kemana-mana selalu sama dia disekolah. Pokok’e dia itu sahabatku yang paling baik weeezz, terus di MA ini ada kabar tentang les computer tapi malem, aku mulai resah gak dibolehin tuk les tapi Alhamdulillah boleh 1 minggu masuk 2x, itupun aku gak ngajar dimushola selama 2 hari karena waktunya sama, les ini memakai uangku sendiri terkadang ibu juga bantu. Ketika kelas 2, mbak Lya lulus kuliyah dan berhenti mondok, pulang kerumah tuk mencari pekerjaan selama 1 tahun nganggur lalu ngajr awalnya di TK lalu pindah ngajar disekolahanku, ngajar bahasa inggris di MA.WAHAS. Aku mulai aktif, tidak suka diam ketika bergaul dengan temen-teman, aku mulai mengenal orang yang ada disekitarku, bahkan gurupun bisa ku buat menjadi teman tapi masih berada dalam batasan guru dan murid, mengenal internet juga dari kelas 2, banyak pengalaman yang aku dapatkan,apalagi tentang komputerdan dunia maya, dulu sich masih marak tuh yang namanya chattingan di Imrc lalu pindah ke Accaunt facebook… lalu ku pasang nama dengan “Udea Imutz” asalnya sich nama itu dari “uda” (nama asli) lalu aku kasih “e” jadi Udea deh,
-My Love Story-
            Aku paling suka cowok yang dewasa, mandiri, dan tidak suka mengeluh + tentunya agamanya juga donk. Mulai mengenal sayang sama cowok dan cowok suka sama aku tuh ya mulai kelas 3 Aliyah ini, aku kenal sama cowok kerja disalah satu bank sekitar rumah ku, masih belum tau rasanya sakit hati jadinya langsung jadian padahal baru kenal 1 bulan. Hmmmm…. Klo ku pikir2 dulu kok gampang banget jatuhcinta -_-
            Jadian mah, takut mau neko-neko, nah..dia aku suruh mampir kerumah biar tau rumahku dan setelah pulangnya ibu marah-marah gara-gara aku menceritakan soal pekerjaan dia yang ada dibank, Huuhf!!!!! Gak setuju banget. Ya udaah, udahan  setelah 1 bulan jadian, gara-gara aku gak betah selalu dimarahin ibu, berhubungan sama dia, eeh… malah guruku,ngedekitin aku lewat jejaring social facebook, ternyata ada yang diem-diem suka sama aku disekolahan, tapi aku biasa ajjah menyikapinya soalnya aku  menganggap beliau adalah guruku, guru yang paling baik.
            Mbak menikah dengan kepsek di yayasan yang sama, mulai dech ditinggal lagi, sepi lagi seperti dahulu. Serumah Cuma 3 orang, setelah ditinggal Mbak yang ikut suaminya, sekarang yang merawat ibu tiap hari Cuma aku, tapi Mbak bantu soal kebutuhan setelah lulusan aku bingung mau kemana pengen banget langsung nerusin. Aku mencoba ikut bidik misi disurabaya tapi apa daya ibu takut jika keterima dan gak ada yang ngerawat, aku urungkan niatku, pengen daftar diUniversitas gak boleh ternyata aku ditakdirkan diSekolah Tinggi Agama Islam yang berada dikawasan yang tak jauh dari rumah, tapi lumayan perjalanan naik bis 50menit. Sambil menunggu waktu OPSPEK tiba aku les computer program excel yang menurutku rumit karena isinya  rumus, paling males dech ngafalin rumus, aku les diajak temenku, namanya Nuzul, dia baik banget, tapi les aku dianter jemput sama dia. Ketika aku les, aku dikenalin sama cowok, dia smart dan lumayanlaaah.. tapi Cuma temen deket doank, untuk shering tentang pengalaman , dia kuliyah di UNIBRA Malang, terus aku juga… kenal sama cowok di Fb. Ternyata dia temen Nuzul,  dia yang suka sama aku menaruh hati sampai sekarang. Panggil ajjaa dengan “Ri” meskipun ada yang suka, hatiku masih belum bisa menerima bukannya jual mahal tapi emang gak mau menyakiti hatinya krna dy baik, ketika aku gak suka ya menolak, les ini Cuma 3 bulan, lalu aku masuk kuliyah.
            Berangkat kuliyah nunggu bis lama banget sampek banyak yang membuat aku risih karena goda-godaan dari sekitar, nyampek dikampus punya banyak teman baru, dari rumah aku gak punya temen, berangkat pun sendiri setelah dikampus, yaa cari teman sebanyak-banyaknya. Aku kenal dengan NIKMAH dia itu anaknya pendiem, cantik, manis pula, dia aku anggap sebagai sahabatku. Semester 1, aku fokus sama kuliyah dan ngelesi. Semester 2 aku punya pengalaman Extream bagiku yaitu aku deket sama cowok yang pekerjaannya itu MS dibali, tak ada bayangan kalau aku akan kenal sama orang semacam itu. Awalnya aku kenal waktu aku pulang kuliyah dia itu nunggu sambil maen PS dideket rumahku,.. awalnya aku cuek, ternyata dia kenal sama temenku dan minta nomer Hp. ketika ngelesi, hp ada sms ternyata dari dia,lumaynlah dia menurutku pinter, pernah kuliyah gara-gara gak punya biaya dia berhenti lalu bekerja, demi uang dia rela menjual diri jadi MS. Sebelum itu aku sempat deket dengannya, dia asyik diajak bicara, sering ngasah bahasa inggris kami, setelah aku dikabari temannya dan adiknya ternyata dia bekerja seperti itu, aku berhati-hati dekat dengannya dan hubungan kami agak renggang karena ada kesalah fahaman diantara kami, selisih pendapt.
            Semester 3 aku nggak ngebis lagi tapi ngekos deket kampus, tapi aku sering pulang soalnya ibu membutuhkan aku. Cuma klo pas pulg kuliyah malem, aku nginep dikosan, kalau pulang sore pulang kerumah, ngekos aku sering facebookan dengan kakak MTs aku dulu, dia tau kalau aku masih sendiri lalu aku dikenalin sama salah satu temen kerjanya namanya Hadi wibawa, dia orangnya dewasa, mandiri, suka nabung, Hmmm… apalagi yaah..pokoknya banyak dech kelebihannya, dia bisa menyikapiku dengan baik dengan segala kemanja’anku dan sikapku yang kurang dewasa, kami mulai deket lewat Sms, telvon, fb, lama-lama ketemuan. Dia jemput aku waktu pulang dari kosan soalnya aku bawa banyak banget baju untuk ku bawa pulang, dia nawarin pulang bareng, dia dari lumajang, masih ingat banget, Hari itu hari sabtu dan waktu sholat ashar pula, aku berinisiatif untuk ketemu dimasjid aja sekalian sholat, setelah saling ketemu kami berbincang-bincang sebentar lalu pulang bareng, karena rumah kami 1 jalur, waktu sesampainya dirumah aku merasa aneh pada diriku, ada rasa yang gak biasa 3 hari dari pertemuan itu gak da kabar dari dia, dia sibuk dengan pkerjaannya, tapi tetap menghubungiku diFb, aku seneng banget ternyata dia masih ingat aku, aku suka dia karena kepribadiannya, lalu dia mengajakku ke papuma, mulai saat itu dia sering memperhatikan aku, keadaanku, pokoknya perhatian banget daah,..lalu kami jadian dibulan puasa. Aku memanggilnya dengan panggilan sayang bie (hubbie) dia memanggilku “Ay” dibulan puasa kita saling mengingatkan sahur, buka, traweh, ketika aku kesulitan mencari teman untuk belanja dia ngajak untuk membeli keperluan hari raya bareng dibulan puasa. Padahal dia pulang kerja pasti capek banget langsung jemput lalu shopping bareng, rasanya berat banget waktu pulang dan berpisah dengannya. Selalu ku ingat waktu dia bat status diFb “masih terasa capeknya, tapi aku seneng bisa membahagiakan Ay” itu kenangan yang paling indah yang aku alami,  kekecewaaan muncul ketika hari raya tiba, perbedaan membuatku kecewa padahal kami pengen bertakbir bersama, ternyata kami berbeda. Aku puasa lagi sedangkan dia berhari raya dahulu, aku tak bisa menemaninya bertakbir, Ya Allah malam itu adalah malam yang berisi tangisan bagiku, tangisan yang tak bisa menerima kenyataan, perbedaan MU dan NU yang berselisih faham.
            Tapi kami terus memperkuat hubungan agar tidak mudah hancur dalam perbedaan, dalam jalinan ini selama 7 bulan banyak kenangan tentang dia ketemu ortuku, keseriusannya dengan ku, yang paling so sweet lagi sholat berjamaah berdua dimasjid, begitu bahagianya diriku... pernah pas waktu dia mengajakku ke papuma lagi dia berkata bahwa dy akan ke Bali untuk kerja dan dy ingin meminangku agar kita gk terpisah dan dy tenang waktu jauh dariku karna sudah mengikatku tapi aku hanya bisa tersenyum dan aku mengatakan “aku akan tetap setia meskipun gak kau ikat, karna aku sayang kmu. Jika kita jodoh aku siap untuk kau pinang”. Tapi apalah daya Tuhan berkehendak lain. Terakhir kami bertemu, aku pengen jalan sama dia, lalu aku pegang Hpnya ternyata banyak miscall dan ku buka itu dari “Eks……” Oh God… begitu terluka diriku, dan ku buka lagi smsnya, sempat emosi ku buka sms yang bertulisan “sayang, kok gak pernah kerumah ku lagi” “Cyank ada apa kog tadi miscall” dsb. Ku lihat tanggal dan bulan trnyata itu sms selama dekat denganku,… ku Tanya tapi nggak jawab, pada waktu kita terakhir ketemu , mulai berakhir hubunganku dengan dia aku mengenal dengan sosok kakak untuk curhat, berbagi pengalaman, berbagi senyuman, kesedihan jadi aku tidak merasa sendiri, tetapi kepercayaanku pada sosok kakak itu ternyata disalah gunakan, dia seolah-olah memiliki kehidupanku mengatur dll. Dia juga hampir membuat persahabatan aku dengan nikmah bubar gara-gara fitnah dan adu domba dari dia. Setelah aku dan nikmah tau yang sebenarnya akhirnya kami berusaha untuk menjaga persahabatan dan setelah kejadian itu, muncul masalah baru ketika kami sama-sama menyukai cowok yang sama kebetulan tipe kami sama, dia kakak kelas kami dikampus pertama aku dekat dengannya karna My sister adalah pembimbingnya waktu PPL, dia baik sama aku, sering berangkat kuliyah bareng ternyata dia memanfaatkan aku untuk mendapatkan nilai lebih dari My sister lalu aku sering cerita tentang sahabatku nikmah ke dia ternyata, setelah tau Nikmah lagi sendiri dia mulai menjauh lalu mendekati nikmah, persahabatan kami akhirnya ada masalah lagi, tapi aku bisa menerima itu semua dan mengikhlaskan untuk sahabatku. Meskipun aku suka itu Cuma sekedar suka, tak lebih, aku mulai menganggap dia kakak ku, kejadian itu waktu aku semester 4, dengan kesendirianku itu aku menyibukkan diri dengan mengasah b.inggris ku, dengan cara mengikuti ELO (English Learning Organisation) tapi itu tidak berlangsung lama. Huuhf!!!
            Awal semester 4 itu aku naik sepeda sendiri kekampus sendirian. Alhamdulillah dibantu My sister bisa beli sepeda motor, dengan dukungan keluarga aku gak boleh mengecewakan mereka, hari kehari, bulan ke bulan, aku semester 5, masih saja dengan kesendirianku itu, tapi meskipun sendiri aku tak merasa sepi ada keluarga, sahabat, teman, mereka selalu ada buat aku, terkadang facebook menjadi temanku, teman dunia maya bertemu orang-orang yang punya perbedaan sikap, sifat, prilaku hingga bisa mewarnai hidupku, dengan mengenal mereka, aku punya kakak didunia maya, sebagai teman curhat, ngobrol, bercanda dll. Seperti mas Erwan (R-One) dia itu paling nyambung kalo diajak bicara terkadang dia curhat tentang pacarnya, terus aku mengenal jejaring social baru WapLog, kenal dengan kak Aimin, dia orang Makasar pernah belajar diPare-keDiri yang kebetulan aku pernah Study Tour disana. Dia sosok kakak yang mengajari aku tentang pembelajaran b.inggris, juga bisa menjadi temen curhat, tapi gak terlalu sering aku komunikasinya dengan mereka, karna punya kesibukan masing-masing. Seringnya aku menikmati kesendirianku dengan tafakur, merenungkan diri akan kehidupanku mencari solusi tentang permasalahan-permasalahanku dikampus maupun dirumah. Terkadang memikirkan orang yang dekat denganku yang berusaha untuk dekat dan Care tetapi dengan cara yang salah, ada yang memanfaatkan kedekatan dengan ingin jadi pacar setelah aku tolak lalu menghilang, ada yang sudah kelewatan perhatian padahal sudah punya istri dan sebagainya.
            Semester 6 aku disibukkan dengan PPL.1 dan banyaknya tugas yang seminggu full harus maju tiap hari karna kebetulan kelompok pertama Jtapi rasanya kesehatanku terforsir untuk tugas-tugas ku, sering sakit demam gara-gara begadang untuk tugas, tapi Alhamdulillah selesai dengan memuaskan tinggal PPL.1. waktu ppl aku berangkat dari rumah seperti ada yang aneh, sama ibu ternyata ditengah perjalanan aku kecelakaan terbawa Jib sampai ketengah jalan, mungkin aku kurang fokus atau gimana yang jelas sepedaku parah dan aku menguatkan diri untuk ujian ppl 1, tapi ditunda seminggu kemudian, ada tugas lagi dari dosen yaitu makalah dan aku yang mengerjakan, mungkin aku kecapek’an atau memang dari orang yang nabrak, dengan arah yang berlawanan aku terkena benturan sepeda motor lalu kehilangan kendali, berjarak 1 bulan dari kecelakaan waktu ppl1. Mungkin itu sudah nasibku setelah kecelakaan itu ada kakak senior yang menjengukku malam-malam padahal aku gak pernah menerima tamu cowok waktu malem, seneng sih di jenguk tapi entahlah aku sekedar suka bukan cinta karna aku rasa dy playboy jdi aku harus hati-hati. Aku tak ingin cintaku tersakiti lagi... biarkan cinta ini tuk orang yang halal buat ku cintai kelak J meskipun aku tak tau siapa dan dimana dy sekarang.
Akhirnya aku smester 7 inilah saat ku harus mengemban tugas PPL 2 Yg harus langsung terjun kelapangan.. aku di tugaskan di SMA Plus Bustanul Ulum Mlokorejo. Dsana itu lingkungan pondok jdi aku harus mnyesuaikan ilmu pondok dengan ilmu yang aku punya. Dsana aku banyak kenangan dari mreka muridku kls XI IPA 2 mreka putra semua karna aku ngajar di bagian putra. Perpisahan di kasi jam tangan, gelang, gantungan kunci, sabun shinzui, pemotong kuku, dan yg lebih gokil lagi sekotak kodok -_- jadi q memanggil mreka my lovely frog student. Tugas PPL-2 berlangsung 47 hari dan setelah itu aku ditugaskan KKN di senduro.