Gaul and funky emang menjadi bahasa nge-trend dikalangan
kaum muda saat ini. Siapa sih diantara kamu yang nggak ngerti kalimat gaul and
funky? Pasti nggak ada kan? Walaupun kamu yang tinggal di pelosok desa yang
paling pojok, ngetem terus di pesantren sejak bayi, pasti deh kenal tuh yang
namanya kalimat gaul and funky, apalagi kamu-kamu yang emang tinggal di antara
julangan gedung-gedung pencakar langit, keriuhan lalu lintas, bergumul dengan
teknologi canggih.
Biasanya dalam
usia muda kayak kamu sekarang ini, definisi tentang gaul and funky nggak
jauh-jauh dari yang namanya sohiban, nongkrong, kesepaclanan cara pandang
tentang masa muda, ekspresi diri clan sebagainya.
Banyak di
antara kaum muda sekarang ini menganggap bahwa yang namanya gaul andfunky
adalah ngikuti mode yang lagi ngetrend, berani ngelawan peraturan ortu, pakai
aksesoris yang kayak di pakai artis, hafal lagu-lagu yang up to date, paham
banyak tentang film remaja terbaru, tahu kehidupan selebritis, kalau ngomong
logat clan gaya bahasanya yang kayak VJ atau pembawa acara infotainment di TV-TV,
pergaulan bebas, nggak ada rasa malu, dan seabrek anggapan-anggapan keliru
lainnya.
Apa benar gaul
and funky buat kamu-kamu remaja Islam seperti definisi kebanyakan remaja
lainnya? Nggak lah you... ! Buat kamu remaja Islam masa kini, yang namanya gaul
andfunky itu:
1.
Nggak
Tullalit
Remaja Islam yang gaul andfungky tuh, adalah remaja yang
tahu perkembangan terkini. Dan untuk mengetahui perkembangan terkini kamu kudu
banyak membaca, banyak belajar, dan juga banyak bertanya. Yang dimaksud
perkembangan terkini bukan hanya mengenai lagu yang up to date, film
remaja terbaru, busana remaja yang lagi nge-trend, atau gossip tentang
selebritis. But, yang lebih di maksudkan adalah kamu banyak tahu tentang
perkembangan masa remaja (positif dan negatifnya), perkembangan lingkungan,
pendidikanmu, masa depanmu, teknologi, dan juga perkembangan social politik,
agama, buku-buku terbaru dan sebagainya.
Nggak usa ngku gaul deh kalau yang diketahui adalah hal-hal yang
hanya bersifat sementara saja., kayak soal dandanan, aksesoris, dan gosib
selebritis. Itu mah namanya sok gaul banget gitu, lho?! MASALAH BUAT LOH…………
2.
Pergaulan
luas
Yang
namanya remaja gaul, so pasti deh memiliki pergaulan luas. Sebagai
manusia, ya sudah barang tentu kita kudu banyak memiliki sohib. Karena dengan
memiliki sohib akan menambah keceriaan dan dunia terasa ramai and luas.
But, untuk kamu remaja islam, dalam memperluas pergaulan buka berarti
kamu bergaul tanpa batas. Itu mah namanya salah gaul. Yang di maksud memiliki
pergaulan yang luas, adalah kamu memiliki banyak sohib dari anak-anak sampai
orang tua. Tapi yang kudu kamu inget, bergaul dengan lawan jenis kudu dibatasi,
karena akan membawa dampak yang nggak baik banget buat “kesehatan” imanmu.
3.
Berprestasi
Ini
nih, yang sering banget di;upainn kaum muda sekkarang. Pengennya disebut gaul and
funky, tapi prestasi mati. Huu……apa nggak tensin tuh! Gaya dan penampilan fisik
sih gaul and funky,tapi nilai di sekolah jelek abis boo…., prestasi
diluar sekolah nol. Nggak usa jadi remaja abad modern deh Lo, lek koyok
ngono. Ya nggak?!
Sebagai
remaja Islam yang fgaul and funky, salah satu persyaratan adalah
memiliki seabrek prestasi. Baik itu prestasi di bidang perndidikan, olahraga,
social, keagamaan, dan berbagai kegiatan positif lainnnya.
4.
Tidak
Mudah Ikut Arus
Karena
kepengen disebut gaul and funky, bukan berarti kamuterus menerus
ngikutin arus. Kamu kudu tahu, bahwa di balik masa remajamu yang penuh
warna-warni bak pelangi itu, yang mendorong kamu untuk selalu gaul and cool,
kamu juga kudu menyadari bahwa berbagai ancaman dan tanatangan wajib kamu
kelola dengan baik.
Ramaja
Islam yang mudah ikut arus berarti dia adalah remaja yang nggak percaya diri
terhadap apa yang ia miliki. So, buat kamu remaja Islam kudu memiliki
pendirian yang kokoh di dalam jiwamu. Kamu bukanlah remaja yang mudah
ikut-iktan kayak kambingcongek atau kerbau yang ditusuk hidungnya oleh pak tani
buat bajakin sawah. Mau Lo kayak kebo congek?!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar