Assalamu’alaikum akhi...
Sekarang masih suasana
lebaran, mohon maaf lahir batin yah....
Aku kedatangan seorang
tamu, dy teman semasa aku Aliyah, dy baik sopan yah lumayan sih cakep dan jiwa
agamisnya masih kental karna dy kerja sambil mondok di salah satu pondok
pesantren di surabaya. Jujur sih ibuku suka dengannya karna pengalaman yang dy
punya n sikap dan perilakunya kepada orang tua sangat di jaga kesopanannya.
Kami ngobrol bertiga
dengan temen yang sekaligus tetanggaku jg, perempuan 2 dan laki-lakinya Cuma dy,
tiba-tiba nyeletuk dengan kata “menikah” rencana kapan dan bareng sama siapa
hmmm seru sih... tiba-tiba hening ketika salah satu teman laki-lakiku itu
bilang ingin poligami. Dy ingin menikahi wanita yang sholihah yang mau di
poligami, istri yang pertama dy masih gadis, yang kedua dy sudah menikah/janda
tapi aku dan seorang temenku yang wanita sangat kaget dan menentang perlakuan
itu, karna kami tak mau di duakan... memang poligami di halalkan tapi kami gak
mau di duakan,. Meskipun itu ganjarannya surga, tapi kami tidak yakin dy bisa
membagi keadilan di keluarga yang di poligami, Aa’gym aja pernah poligami tapi
itupun tidak berlangsung lama, karna beliau jg manusia yang memang sulit untuk
berbuat adil di rumah tangga...
Mungkin dy (tmnku yang
laki-laki) memang belum pernah merasakan getirnya rumah tangga yang bila jika
menafkahi istri itu harus adil dan bijaksana, istri satu aja susah apalagi
istri dua... hmmm ada ada saja dy itu, bikin aku berfikir keras. Apa semua
lelaki berpotensi ingin berpoligami? Apakah mereka tega dengan istri mreka yang
terbagi cintanya? Iya klo mereka mampu menafkahi, nah klo tidak mampu?
Pernikahan bukan mainan, itu hal yang sakral.. jangan coba-coba mewarnai
kehidupan dengan menjajal poligami jika gak mampu..
Buat calon imamku
kelak... jangan poligami yah... aku ingin kamu denganku saja... aku mau
mengabdi padamu supaya kau menuntunku kejalan yang di rodhio oleh-Nya,
cintaku kepadamu ku serahkan dan cinta
itu di satukan sepenuhnya untuk sang pencipta cinta karena Allah.biarkan hanya
aku yang jadi bidadarimu.
yaAllah jagain calon
imamku ya.. siapapun dy, dmnapun dy berada semoga dy ingat kepadamu, jika dy
jauh dekatkan, jk dy dekat pertemukan,, aku disini menunggunya tuk menjadi
bidadari baginya. Aku merindunya, salam kan rasa sayang ini yaAllah... J
04 Agustus 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar